Masalah Internal Ter Stegen dan Barcelona

Masalah Internal Ter Stegen dan BarcelonaIndocair

Masalah Internal Ter Stegen dan Barcelona. Ketegangan di internal Barcelona kembali mencuat. Direktur Olahraga klub, Deco, melontarkan pernyataan kontroversial terkait kapten sekaligus kiper utama, Marc-Andre ter Stegen.

Dalam wawancara bersama La Vanguardia, Deco mengatakan dirinya “tidak perlu berbicara” dengan Ter Stegen, memicu spekulasi bahwa masa depan sang penjaga gawang di Camp Nou mulai tak menentu.

Pernyataan Deco tersebut muncul di tengah rumor bahwa Barcelona berencana mendepak Ter Stegen dan telah menunjuk kiper muda Espanyol, Joan Garcia, sebagai calon penggantinya.

Barcelona bahkan telah resmi menebus klausul rilis Garcia dan memberinya kontrak jangka panjang selama enam tahun.

Sementara itu, Marc-Andre Ter Stegen yang tengah menjalani tugas internasional bersama timnas Jerman mengaku tidak mengetahui kabar soal kemungkinan dirinya dilepas klub.

“Tak ada yang memberi tahu saya soal ini, jadi saya tidak tahu apa-apa. Saya tidak khawatir. Saya tahu bahwa saya akan tetap di Barcelona musim depan. Setahu saya, kami hanya memiliki dua kiper untuk musim depan: saya dan Inaki Pena.”

Tidak Harus Berbicara dengan Ter Stegen

Namun sikap klub, terutama Deco, seolah tak memberi jaminan bagi masa depan Marc-Andre ter Stegen. Deco menyatakan ia tidak memiliki kewajiban untuk berdiskusi langsung dengan sang kapten.

“Saya tidak harus berbicara dengannya. Kewajiban saya adalah membentuk tim terbaik untuk pelatih,” ujar Deco.

“Ini bukan urusan saya. Tidak ada kontrak yang menyatakan seseorang pasti bermain. Semua keputusan ada di tangan pelatih, dan para pemain memiliki ambisi masing-masing,” lanjutnya.

Meski demikian, Deco menegaskan tidak ada upaya untuk memaksa Marc-Andre ter Stegen hengkang. Ia menyatakan kedatangan Joan Garcia adalah keputusan strategis untuk masa kini dan masa depan.

“Kami membuat keputusan untuk merekrut kiper muda. Dia bisa bermain besok, duduk di bangku cadangan, atau mungkin baru bermain satu atau dua tahun lagi. Semua pemain datang ke sini dengan posisi yang setara, tidak ada yang punya keuntungan lebih dulu,” katanya.

Masalah Internal Ter Stegen dan Barcelona
Indocair

Menghormati Ter Stegen

Deco menambahkan bahwa ia tetap menghormati Ter Stegen, tetapi keputusan akhir akan tetap berada di tangan pelatih kepala. Ia juga menegaskan bahwa isu hengkangnya Ter Stegen belum menjadi bahasan utama saat ini.

Kedatangan Joan Garcia membuat masa depan Marc-Andre ter Stegen di Barcelona menjadi tanda tanya. Direktur Olahraga Deco Souza tak ambil pusing dengan hal tersebut.
Barcelona baru saja mengontrak Joan Garcia selama enam musim usai ditebus dari Espanyol seharga 25 juta Euro. Pembelian tersebut membuat pelatih Hansi Flick kini memiliki empat kiper di skuad utama.Musim lalu, Barca mengandalkan Ter Stegen di awal musim, namun cedera tendon patela memaksa kiper Jerman itu absen sekitar tujuh bulan. Inaki Pena lalu jadi pengganti, namun pihak klub merasa perlu sosok senior dan akhirnya merekrut Wojciech Szczesny.

Barcelona Memenangi Treble Domestik

Bersama Szczesny di bawah mistar, Barcelona memenangi treble domestik musim lalu dan hampir saja melaju ke final Liga Champions. Namun Szczesny dan Ter Stegen sudah berkepala tiga dan Barcelona merasa perlu mengamankan kiper baru untuk rencana jangka panjang.

Kedatangan Garcia disebut-sebut membuat Ter Stegen tak senang, apalagi ada kabar lain yang menyebut ia akan jadi pilihan ketiga dan Pena akan dilepas. Namun Deco tak peduli. Siapa yang akan diturunkan adalah urusan pelatih, bukan dirinya.

“Saya tidak perlu berbicara dengannya (Ter Stegen). Kewajiban saya adalah membuat tim terbaik untuk pelatih. Ini bukan tanggung jawab saya,” kata Deco kepada La Vanguardia, dikutip beIN Sports.

“Tidak ada kontrak yang mengatakan Anda akan bermain apa pun yang terjadi. Mulai sekarang, pelatihlah yang membuat keputusan, dan setiap pemain memiliki ambisinya sendiri.”

Baca juga: Protes Arda Guler Saat Real Madrid vs Paschuca

Keputusan Rekrut Kiper Muda

“Kami telah membuat keputusan untuk merekrut kiper muda. Itu berarti ia bisa bermain besok, menjadi pemain cadangan, atau bermain dalam satu atau dua tahun ke depan.”

“Kami memiliki harapan tertentu untuk Joan yang kemudian harus dipenuhi. Semua orang memulai dari awal. Manajerlah yang harus memutuskan.”
“Tahun lalu dan tahun sebelumnya, Ter Stegen cedera, dan kami hanya punya Inaki Pena. Kami punya kiper-kiper bagus dari akademi, tetapi mereka masih sangat muda.”

“Lalu kami beralih ke Szczesny, yang tampil spektakuler. Lihat saja Liverpool. Mereka punya Alisson, 32 tahun, dan mereka merekrut salah satu pemain terbaik di La Liga, (Giorgi) Mamardashvili, yang berusia 24 tahun.”

“Ketika kesempatan seperti ini datang, Anda tidak boleh menyia-nyiakannya, karena kalau tidak, dia akan pergi ke tempat lain,” tegas Deco. Mainkan sportsbook bersama Indocair situs gaming online depo mudah 10rb sekarang juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *