Liverpool Telan Kekalahan di Kandang Crystal Palace

Liverpool Telan Kekalahan di Kandang Crystal Palacepaman empire

Liverpool wajib telan kekalahan awal mereka di Premier League musim ini sehabis tumbang 1- 2 dari Crystal Palace di Selhurst Park, Sabtu malam. 2 berhasil dari Ismaila Sarr serta Eddie Nketiah, keduanya berasal dari suasana bola mati, mengakhiri catatan sempurna The Reds di dini masa.

Dalam laga tersebut, penjaga gawang Alisson tampak selaku penyelamat utama Liverpool di tengah performa kurang solid lini balik. Sehabis tertinggal di babak awal, The Reds pernah membandingkan peran melalui Federico Chiesa di akhir laga, tetapi Nketiah membenarkan kemenangan Palace melalui berhasil di menit ke- 97 dari suasana lemparan jauh.

Hasil ini membuat pasukan Oliver Glasner jadi salah satunya regu yang belum terkalahkan di Premier League masa 2025/ 26.

Slot: Set Piece Wajib Kembali Jadi Kekuatan Kami

Arne Slot mengakui kalau lemahnya pertahanan regu terhadap bola mati jadi sumber kekhawatiran baru.“ Babak awal sangat susah, mereka pantas unggul. Kami beruntung cuma tertinggal satu berhasil. Babak kedua lebih baik, kami membandingkan peran, tetapi kembali kebobolan dari set piece,” ucap Slot kepada BBC Sport.

Pelatih asal Belanda itu menyoroti kalau gol- gol seragam pula terjalin dikala Liverpool menang tipis 3- 2 atas Newcastle pada Agustus kemudian.“ Masa kemudian ini merupakan kekuatan kami. Saat ini kami telah kebobolan 2 berhasil dari Newcastle serta 2 lagi di mari. Liga ini terus menjadi tergantung pada set piece,” tegasnya.

Slot menyebut timnya wajib lekas membetulkan penyeimbang dalam mengalami bola mati supaya dapat terus bersaing di papan atas.

Tidak Salahkan Wasit, Fokus Perbaiki Pertahanan

Nketiah mencetak berhasil kemenangan 7 menit sehabis waktu bonus 6 menit yang diumumkan, tetapi Slot menolak menyalahkan ofisial pertandingan.

“ Tidak sempurna kebobolan di masa bonus dari waktu bo

6nus. Tetapi terdapat pergantian pemain, jadi bonus separuh menit normal. Yang wajib kami perbaiki merupakan metode bertahan dalam suasana semacam itu,” ucapnya.

Kekalahan dari Palace jadi peringatan untuk Liverpool, walaupun performa mereka sepanjang ini terbilang impresif. Saat sebelum laga ini, The Reds mencatat 5 kemenangan beruntun di liga serta berhasil di Liga Champions dan Carabao Cup.

Slot saat ini dituntut lekas mengembalikan soliditas pertahanan bola mati supaya timnya dapat bangkit di laga- laga selanjutnya.

Sarr membobol gawang Liverpool tamu dengan sepakan dari jarak dekat. Berhasil itu sejatinya menggunakan kemelut selepas sepak pojok.

Hampir Berhasil Lagi

Unggul 1- 0, membuat tuan rumah terus menjadi termotivasi. Palace hampir menaikkan berhasil semenit berselang melalui kesempatan Yeremy Pino.

Tetapi sayangnya, bola sepakan Yeremy selepas serbuan balik regu dapat diblok dengan penyelamatan gemilang kiper Alisson Becker.

Berikutnya giliran Liverpool yang hampir membandingkan peran di menit ke- 19 lewat bola tambakan Ryan Gravenberch. Bola masih membentur tiang.

Crystal Palace setelah itu menemukan kesempatan emas di menit ke- 21 dikala Daniel Munoz dalam posisi leluasa buat menembak tap- in.

Alisson kembali melaksanakan save gemilang yang menyelamatkan gawang Liverpool dari kebobolan.

Palace nyaris mencetak berhasil kedua di injury time babak awal. Sayang sekali bola tembakan melengkung Mateta dari luar kotak penalti membentur tuang gawang.

Skor 1- 0 bertahan sampai laga babak awal tuntas. Kembali dari ruang ubah, Liverpool menemukan kesempatan emas pada menit ke- 58.

Liverpool Telan Kekalahan di Kandang Crystal Palace
paman empire

Ditepis Dean Henderson

Beruntung, Bola sontekan Florian Wirtz di kotak penalti masih dapat ditepis Dean Henderson.

Liverpool kembali hampir membandingkan peran di menit ke- 64. Tetapi, bola tusukan Alexander Isak dari sisi kiri masih menyamping dari sasaran.

Pada menit ke- 84 pasukan Arne Slot kembali menebar ancaman. Tetapi bola sepakan Federico Chiesa dari luar kotak penalti masih melebar.

Berhasil penyama yang ditunggu Liverpool kesimpulannya terbentuk. Federico Chiesa sukses memecah kebuntuan.

Chiesa menyambar masuk bola muntah sapuan tidak sempurna pemain lini balik Crystal Palace. Skor imbang 1- 1.

Di dikala laga terasa hendak berakhir 1- 1, Eddie Nketiah membobol gawang Liverpool pada 90+7. Berhasil ini membenarkan tuan ruma menang.

Ini jadi kekalahan awal Liverpool di Liga Inggris. Pasukan Arne Slot senantiasa di puncak klasemen dengan 15 poin.

Sedangkan Palace terletak di urutan kedua dengan 12 poin, selisih 3 angka dari Liverpool di peringkat awal. Ayo menangkan hadiah besar bersama paman empire link gaming online resmi hari ini!

Baca juga : New York City vs Inter Miami: Messi Hantam 2 Gol

Lapisan Pemain

Crystal Palace: Dean Henderson; Chris Richards, Maxence Lacroix, Marc Guehi; Daniel Munoz, Daichi Kamada, Adam Wharton, Tyrick Mitchell; Yeremy Pino, Ismaila Sarr; Jean- Philippe Mateta

Liverpool: Alisson Becker; Milos Kerkez, Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, Conor Bradley; Alexis Mac Allister, Ryan Gravenberch; Florian Wirtz, Dominik Szoboszlai, Mohamed Salah; Alexander Isak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *