Xabi Alonso merotasi starting XI Real Madrid pada laga kontra Real Oviedo, Senin (25/8) kemarin. Ia menurunkan Rodrygo di lini depan dan mencadangkan Vinicius Junior. Pelatih asal Spanyol itu juga mengistirahatkan Trent Alexander-Arnold dan memberi Franco Mastantuono kesempatan bermain sebagai starter untuk pertama kalinya bagi Los Blancos.
Januari Real Madrid Bakal Jual Vini Jr? Situasi kontrak Vinicius Junior di Real Madrid kini menjadi perhatian utama. Selama beberapa bulan terakhir, perpanjangan kontrak sang pemain dianggap hanya menunggu waktu, namun faktanya kesepakatan masih jauh dari tercapai.
Berjalannya waktu justru mempertebal spekulasi mengenai kemungkinan kepergian Vinicius dari Santiago Bernabeu. Desas-desus pun mulai beredar bahwa bintang Brasil tersebut sedang mempertimbangkan opsi karier di luar Spanyol.
Situasi yang semula dianggap prosedural kini berkembang menjadi drama berkepanjangan. Kedua belah pihak akhirnya memutuskan untuk menunda seluruh diskusi perpanjangan kontrak hingga musim ini berakhir.
Negosiasi Kontrak Ditunda
Cadena SER melaporkan bahwa Real Madrid dan kubu Vinicius beserta perwakilan mereka telah sepakat menunda negosiasi hingga kompetisi musim ini usai. Media Spanyol tersebut mengungkap detail di balik penundaan ini.
“Proses negosiasi belum benar-benar terhenti. Namun mengingat musim sudah berlangsung, kedua pihak memilih menunda diskusi dan fokus pada performa di lapangan terlebih dahulu untuk melihat perkembangan dalam beberapa bulan mendatang,” demikian laporan tersebut.

Penundaan ini kembali memunculkan tanda tanya besar atas kelanjutan karier sang penyerang. Padahal, Madrid telah menyiapkan proposal perpanjangan hingga Juni 2030 dengan kompensasi 25 juta euro bruto per tahun.
Proposal tersebut sebenarnya mendapat respons yang cukup baik dari Vinicius, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda penandatanganan kontrak baru. Berbagai pertimbangan, baik aspek profesional maupun personal, diduga menjadi faktor penghambat tercapainya kesepakatan.
Ancaman Dijual Jika Tidak Perpanjang
Situasi semakin memanas setelah jurnalis Siro Lopez memberikan pernyataan kontroversial melalui El Desmarque. Menurutnya, Madrid berpotensi memasukkan Vinicius ke dalam daftar transfer jika tidak ada perkembangan hingga Januari mendatang.
“Apabila Vinicius tidak memberikan kepastian perpanjangan kontrak hingga Januari, ia akan menjadi aset yang dapat diperjualbelikan. Madrid tidak akan menunggu hingga tahun terakhir kontraknya berlaku, karena menyadari risiko pemain tersebut menunggu hingga Juni 2027 untuk mendapatkan status bebas transfer,” tegas Lopez.
Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan tegas yang diterapkan Madrid dalam menangani situasi kontrak para pemain kunci mereka. Klub tidak ingin mengambil risiko kehilangan Vinicius tanpa kompensasi finansial di masa yang akan datang.
Baca juga: Desakan Mourinho Ingin Fenerbahce Gaet Andriy Lunin
Masa Depan Masih Belum Jelas
Ketidakjelasan kini menyelimuti prospek karier sang penyerang asal Brasil. Madrid di satu sisi berkeinginan kuat untuk mengikat Vinicius dengan kontrak berjangka panjang, tapi di sisi lain pemain tampaknya memilih bersikap menunggu hingga akhir musim untuk menentukan langkah selanjutnya.
Kondisi ini berpeluang memicu gelombang spekulasi transfer yang semakin intensif menjelang bursa Januari. Terlebih lagi, sejumlah klub elit Eropa dipercaya terus mengawasi perkembangan situasi kontrak pemain berusia 24 tahun tersebut.
Kylian Mbappe tampil gemilang dengan dua gol, sementara Vinicius yang masuk di babak kedua turut menyumbang gol dan assist saat Madrid melibas Oviedo 3-0 di La Liga. Namun, terlepas dari kontribusinya, mantan pemain sekaligus direktur olahraga Madrid Predrag Mijatovic justru menyarankan agar bekas klubnya itu menjual sang bintang Brasil karena tidak menyukai sikapnya di lapangan.
Berbicara kepada El Larguero, pria berusia 56 tahun itu mengatakan: “Persaingan Vinicius dan Rodrygo bisa bagus, tapi juga bisa menimbulkan masalah bagi pelatih. Untuk saat ini, Rodrygo ada di sana dan itu strategi yang baik dari Xabi untuk menjaga semua pemain tetap senang dan termotivasi.”
“Tapi ada hal-hal yang tidak berubah, dan itu tak sepadan. Menurut saya, perilaku seperti itu tidak pantas bagi seragam Real Madrid. Dia perlu memotivasi dirinya dengan dengan cara bertengkar dengan semua orang. Dia pemain hebat, tapi kita harus mengevaluasi apakah pantas dia tetap berada di sini.” Mainkan permainan paman empire situs gaming online depo mudah hari ini!
