Chelsea Bantai Amsterdam Ajax 5 – 1. Manajer Chelsea, Enzo Maresca mengomentari kemenangan timnya atas Ajax Amsterdam baru- baru ini. Dia menyebut kalau terdapat sedikit faktor keberuntungan untuk Chelsea sehingga mereka menang besar di laga tersebut.
Deretan kenyataan menarik tersaji kala Chelsea berhasil mengalahkan Ajax Amsterdam dengan skor 5- 1 pada matchday 3 League Phase Liga Champions 2025/ 2026 di Stamford Bridge hari Kamis( 23/ 10/ 2025) dini hari Wib.
Apa saja kenyataan menarik tersebut? Chelsea jadi regu awal dalam sejarah Liga Champions yang mempunyai 3 pencetak berhasil dengan umur U- 20.
Marc Guiu, 19 tahun, merupakan pemain muda awal yang mencetak berhasil serta pernah jadi pencetak berhasil termuda Chelsea di Liga Champions dalam satu menit serta 17 detik usai Ajax kehabisan kapten regu Kenneth Taylor sebab kartu merah.
Tetapi, rekor Guiu terpecahkan 33 menit setelah itu kala Estevao Willian, 18 tahun, mencetak berhasil keempat Chelsea pada laga ini dari titik penalti.
Tidak menyudahi hingga di sana, pemain pengganti, Tyrique George, 19 tahun, mencetak berhasil dari dalam kotak penalti 3 menit sehabis masuk serta jadi pemain U- 20 kepunyaan Chelsea ketiga yang mencetak berhasil.
Ajax Amsterdam
Dini hari tadi, Chelsea kehadiran tamu istimewa dari Belanda. Mereka menjamu Ajax Amsterdam di Stamford Bridge buat pertandingan minggu ketiga League Phase Liga Champions masa 2025/ 2026.
Di 15 menit dini pertandingan, laga berjalan sengit sebab kedua regu melaksanakan jual beli serbuan. Tetapi suasana berganti di menit ke- 17 sehabis Kenneth Taylor memperoleh kartu merah.
Seusai itu, Chelsea sukses mendominasi jalannya pertandingan. Mereka sukses menghajar si tamu dengan skor telak 5- 1 sehingga mereka mencapai poin penuh di laga ini.
Ganti Jalannya Pertandingan
Dalam wawancaranya di UEFA, Maresca mengakui kalau Chelsea lumayan beruntung di laga ini. Dia menyebut kartu merah Kenneth Taylor itu mengganti jalannya pertandingan serta bawa keuntungan untuk Chelsea.
” Ya, aku sangat bahagia dengan jalannya pertandingan tadi. Kami memulai jalannya pertandingan dengan lumayan baik,” cerah Maresca.
” Tetapi aku wajib mengakui kalau kartu merah tadi lumayan mengganti jalannya pertandingan. Tetapi secara totalitas kami bermain dengan baik.”

Tidak Otomatis Lebih Mudah
Lebih lanjut, Maresca memperhitungkan kalau melawan regu yang bermain dengan 10 pemain itu tidak gampang. Sebab mereka tentu tidak hendak bermain terbuka serta lebih memilah bermain dengan pragmatis.
Tetapi dia bahagia sebab para pemainnya dapat memecahkan game Ajax di laga itu sehingga mereka mencapai 3 poin di Stamford Bridge.
” Aku telah bilang kalau mengalami regu yang bermain dengan 10 pemain itu sangat susah, serta seperti itu mengapa kami sangat bahagia dapat mencapai 3 poin di pertandingan ini. Kami mencetak 5 berhasil serta kami sepatutnya dapat mencetak lebih banyak berhasil,” pungkasnya.
Naik Peringkat
Kemenangan atas Ajax Amsterdam ini sangat menolong Chelsea. Peringkat mereka di klasemen League Phase Liga Champions dikala ini naik pesat.
Mereka saat ini menempati peringkat 11, di mana mereka mengoleksi 6 poin dari 3 laga yang telah mereka mainkan.
Baca juga: Cesc Fabregas Berikan Semangat untuk Como
Rekor Reggie Walsh
Tidak hingga di sana, kenyataan menarik yang lain tersaji kala gelandang pengganti Reggie Walsh, 17 tahun, setelah itu jadi pemain termuda yang tampak buat Chelsea di Liga Champions.
Reggie Walsh ikut jadi pemain kelahiran Inggris termuda kedua sehabis Jack Wilshere dikala bermain buat Arsenal. Melawan Ajax, Chelsea merendahkan skuad dengan rata- rata usia 22 tahun serta 163 hari.
Ini pula ialah starting XI termuda kedua oleh regu Liga Inggris di Liga Champions, cuma diungguli oleh Arsenal dikala melawan Olympiakos nyaris 16 tahun yang kemudian.
Mengutip web BBC, Chelsea belum sempat memakai pemain berumur di atas 30 tahun semenjak dini masa kemudian. Apalagi nama- nama semacam Josh Acheampong, Jorrel Hato, Romeo Lavia, Jamie Gittens, serta Buonanotte pula masih berumur 21 tahun ataupun lebih muda.
Kenyataan di atas menegaskan hierarki di Stamford Bridge dikala Chelsea dilatih Enzo Maresca ialah mengobitkan pemain muda. Mainkan serunya permainan macan empire link gaming online terbaik hari ini!
